mimpi

Mungkin benar menurut mesin elektronik tes psikolog yang tersebar di internet, bahwa saya adalah tipe orang yang sangat mudah bahagia. jelas mudah bagi orang disekitar saya untuk membuat saya bahagia. Tapi mungkin memag begitulah. Hal-hal sederhana membuat saya lebih bergembira, begitu bisa menghargai yang kecil saya juga cukup gembira.

lalu tiba-tiba seorang teman mengajak saya bermimpi lagi, di saat saya merasa telah gagal dalam hidup. Gagal yang juga telah membuat saya bahagia.
Dia mulai mengajak saya benar-benar bermimpi. Seperti apa yang pernah saya lakukan dulu, yang setelah orang-orang mendengarnya mereka benar-benar terbahak-bahak.

Tetapi yang aneh, ketika saya saat ini saya diajak bermimpi lagi oleh seorang teman, saya tersenyum sembari menatap matanya. Matanya benarlah saya sedang berbincang dengan pemimpi, dan setelah dia menceritakan apa mimpinya saya menelan ludah, itu adalah semua khayal yang tidak berani saya mimpikan. Kemudian saya tertawa terbahak-bahak, menertawai diri saya sendiri ketika di kepala saya mencoba untuk bermimpi , -lagi!

Up up. Counting stars, again!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Go Home

Sang Juara

Masih Introvert